Majas Metafora : Contoh, Fungsi, Ciri ciri dan Pengertianya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Majas Metafora : Contoh, Fungsi, Ciri ciri dan Pengertianya


Majas Metafora Contoh Fungsi Pengertianya
Majas Metafora kini menjadi bagian yang wajib pada suatu karya sastra yang ditulis oleh seseorang disebuah situs ataupun buku, Dasar fungsinya adalah untuk memberi kesan pada karya tulis tersebut supaya tidak terasa membosankan ketika dibaca oleh semua orang dan selain itu pula penerapan majas metafora dipercaya mampu menambah Nilai pada suatu karya sastra.

Nah pada kesempatan kali ini kami akan mengajak Anda mengenal lebih detail mengenai majas metafora termasuk pengertian, Ciri cirinya sampai contoh majas metafora yang saat ini terus menjadi bincangan sejumlah pelajar.

DAFTAR ISI


Pengertian Majas Metafora

Majas Metafora merupakan bagian dari gaya bahasa yang diterapkan pada karya sastra dan mengandung makna kiasan. Adanya gaya bahasa seperti majas ini sebenarnya sering kita dengar di kehidupan sehari-hari yang di ucapkan oleh seseorang secara langsung maupun melalui tulisan sehingga muncul pendapat lain yang mengartikan bahwa majas metafora adalah Suatu ungkapan yang diucapkan secara langsung dan mengandung Frasa atau kata dengan maksud membandingkan secara analogis yang berarti ungkapan tersebut tidak mengandung makna sebenarnya melainkan bermakna pada suatu gambaran atau persamaan antar objek.

Majas metafora sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, Ya benar. Saat ini banyak para penulis yang menyisipkan kata kiasan tersebut kedalam tulisan-Nya, Selain itu para pencipta lagu juga menerapkan majas metafora agar lagu yang dihasilkan mempunyai syair yang terkesan apik. Majas metafora pun juga bisa dijumpai pada puisi lho ...

Berdasarkan penerapan-Nya, Majas metafora yang disisipkan pada suatu karya syair lagu, puisi, dan ucapan sehari-hari tidaklah sama terlebih pada objek yang di tuju. hal inilah yang membuat majas metafora di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :

1. Majas Metafora in Praesentia. adalah salah satu jenis metafora yang mana objek pada majas tersebut haruslah disampaikan secara bersamaan dengan objek perbandingan-Nya secara langsung sehingga memiliki makna yang bersifat Eksplisit.

Untuk contoh majas metafora in Praesentia sendiri sangat beragam dan kali ini saya mengutip dari kehidupan sehari hari yang mungkin juga sering Anda dengar. "Tiara adalah kembang desa di kota Kab. batang jawa tengah yang kini menjadi sorotan publik"

Pada Contoh diatas terdapat kata "Kembang desa" yang berati ucapan tersebut wanita paling cantik dan apabila di ubah kedalam kalimat biasa maka menjadi "Tiara adalah Wanita paling cantik di kota Kab. batang jawa tengah yang kini menjadi sorotan publik"

2. Majas Metafora in Absentia. Majas ini sering digunakan untuk menyampaikan sesuatu yang sifatnya Implisit sehingga majas yang satu ini tidak luput dari salah pengartian dari sejumlah pembaca, Ketika majas In Absentian disalah artikan maka seseorang akan memaknai atau mengeluarkan pendapat yang tidak sesuai dengan majas yang terkandung didalamnya sehingga itu pula berdampak pada perubahan makna.

Untuk contoh majas metafora in Absentian kali ini saya kutip dari kata kata yang sering diucapkan oleh seseorang dari kehidupan sehari-hari yaitu "Banyak pemuda kab. Batang Jawa tengah yang datang kerumahnya untuk melamar mawar desa tersebut"

Nah dari contoh diatas terdapat kata "mawar desa" yang memiliki beragam makna seperti halnya : Wanita yang belum menikah, Gadis atau perawan, atau justru wanita yang Cantik. Adanya beberapa makna dari 1 majas tersebutlah yang terkadang seseorang menyalah artikan majas tersebut.

Namun secara umum dari kedua jenis majas metafora tersebut yang sering diterapkan sebagai kata kiasan baik didalam syair, puisi atau ucapan sehari-hari adalah jenis majas in Praesentia sehingga makna karya yang akan disajikan ke publik mudah di pahami.

Ciri Ciri Majas Metafora

Perlu saya tegaskan kembali bahwa penggunaan Gaya bahasa metafora bukanlah mengandung makna yang sebenarnya malainkan untuk menggambarkan suatu persamaan atau sebaliknya yaitu membandingkan suatu objek yang dituju, Untuk mempermudah mengenali adanya majas pada suatu kalimat atau ucapan maka kenalilah Ciri-ciri Majas metafora sebagai berikut :
  1. Mengandung kata kiasan. Jika pada suatu kalimat atau ucapan menggunakan gaya bahasa kiasan yang bermaksud untuk menggambarkan atau membandingkan suatu objek maka dipastikan ada unsur majas didalamnya
  2. Tidak menggunakan kata pembanding. Jika pada suatau karya sastra atau ucapan tidak mengandung kata pembandung seperti kata "Bagaikan, Bak, Seperti, atau laksana" maka bisa dipastikan karya tersebut mengandung unsur majas metafora namun apabila pula dilengkapi dengan kata kiasan
  3. Tidak menggunakan kata penghubung. Apabila didalam suatu ucapan atau kalimat yang tidak dilengkapi dengan Konjungsi namun menggunakan bahasa kiasan maka bisa jadi kalimat tersebut mengandung unsur majas metafora

Fungsi majas metafora

Kenapa seseorang ketika berbicara dan mereka seorang penulis kerap menyisipkan majas ? Padahal akan lebih mudah dipahami jika apa yang disampaikan langsung menggunakan bahasa yang lugas dan bersifat umum sehingga tidak membuat orang yang mendengar dan membaca menyalah artikan majas tersebut. Perlu kalian ketahui, Penggunaan majas pada suatu karya adalah hal paling etis dan merupakan dambaan tersendiri bahkan jika majas bisa diterapkan secara bebas mungkin para pencipta lagu akan terus menggunakan majas pada syairnya agar memperoleh nada yang unik. Adapun Fungsi Majas metafora adalah sebagai berikut :
  1. Mengolah Imajinasi. Karena penggunaan majas sangat membutuhkan pemikiran yang tepat maka suatu banggaan tersendiri bagi mereka yang mampu marangkaai gaya pada suatu karya
  2. Menghasilkan Gambaran yang baik. Semula kata atau benda yang bersifat abstrak akan menjadi beton yang memungkinkan pembaca akan lebih betah menikmati karya yang dibuatnya
  3. Melambangkan intensitas penulis. Adanya majas metafora pada suatu karya mampu memberi gambaran terkait sosok penulis tersebut baik dari segi perasaan ataupun sikap sehingga meski orang lain tidak mengenalnya mereka akan mudah menyimpulkan jati diri penulis tersebut
  4. Memusatkan Makna. Penerapan majas terlebih untuk jenis in praesentia mampu memberikan makna yang tepat dan sesuai sehingga penyampaian yang akan dilakukan akan terasa mudah dan berkalimat pendek

Melihat dari beberapa keterangan diatas ternyata majas metafora memberi banyak manfaat dan yang pasti secara umum akan merubah tatanan bahasa yang semula abstrak menjadi lebih hidup dan berbobot seperi halnya beton.

Pada kehidupan nyata ketika majas disampaikan melalui ucapan maka akan memberikan efek positif bagi orang yang mendengarnya yaitu mayoritas mareka akan merasa penasaran dan ingin segara membuktikan adanya objek tersebut, Hal ini pun telah dibuktikan pada majas metafora in Praesentian yaitu pada kiasan "Kembang Desa" yang seolah membuat pemuda merasa kagum dan penasaran dengan adanya kembang desa tersebut. Secara garis besar, Fungsi majas metafora adalah untuk mengundang minat pembaca.

Contoh Majas Metafora dan Artinya

Ada banyak sekali contoh majas metafora yang bisa kita jumpai pada kehidupan sehari-hari, Sayangnya sebagian mereka tidak tahu bahwa ada unsur majas pada suatu penyampaian objek yang mereka dengar atau baca. Maka dari itu sebagai bentuk pembelajaran, Kami sajikan Beberapa contoh majas Metafora dan artinya :
  1. Ibu sedang memeluk buah hati. Artinya adalah seorang ibu yang sedang memeluk anak tercinta-nya yang dia sayangi
  2. Masih ada Tikus Kantor dinegara ini. Artinya Masih ada pejabat dinegara ini yang suka korupsi
  3. Pasar senen dilalap Si Jago Merah. Ini pernah terjadi bahkan masuk ke news tv yang artinya Pasar senen mengalami kebakaran
  4. Taufik masuk pada daftar Bintang Kelas. Ini adalah salah satu contoh majas Metafora in Absentia karena pada kata Bintang kelas mengandung dua makna yaitu antara "Pintar dan Juara" sehingga penyampainya tergantungan dari kondisi saat itu yang menuntut seorang guru untuk melihat prestasi nilai taufik
  5. Marilah mengenang Pahlawan Bunga bangsa kita. Pada kalimat "Bunga bangsa memiliki makna Wafat/gugur karena ditujukan kepada seorang tokoh pejuang sehingga artinya adalah "Marilah mengenang Pahlawan kita yang sudah gugur ketika membela negara"
  6. Gudang ilmu terletak di perpustakaan. Dalam hal ini kata Gudang ilmu yang ditujukan untuk objek perpustakaan yang artinya "tempat menuntut ilmu", Jika objeknya adalah buku maka arti Gudang ilmu berbah menjadi Sumber Ilmu
  7. Cita-cita saya ingin menjadi Anak Emas di Sekolah. Kata Anak Emas menggunakan majas metafora yang artinya disukai atau disayangi, Namun karena kondisi tersebut merujuk ke Sekolah maka Arti anak emas menjadi disukai sehingga bila di tulis dalam bahasa abstrak menjadi "Cita-cita saya ingin menjadi Anak yang disukai di Sekolah" Siapa yang suka ? Bisa saja Guru atau bahka murid lainya karena prestasinya
  8. Seorang Kutu Buku menjuarai Kompetisi menulis Cerpen tingkat Nasional. Kata kiasan pada kalimat tersebut adalah Kutu Buku yang artinya Orang yang suka membaca dan menelaah buku dimanapun berada
  9. Ilmu dunia terlatak pada Internet. pada kalimat tersebut Kata Ilmu Dunia memiliki arti Pengetahuan sehingga bermakna "Sumber Pengetahuan terletak pada Internet"
  10. Andri Sedang Mati Kutu ketika dimarahi habis-habisan oleh Ayah-Nya. Majas pada kalimat tersebut terletak pada kata "Mati Kutu" yang artinya tidak bisa berbuat apa apa atau tidak berdaya sehingga jika di gabungkan menkadi Andri Sedang tidak berdaya ketika dimarahi habis-habisan oleh Ayah-Nya
  11. Pria itu sedang menantikan kedatangan sang Dewi Malam. Majas pada kalimat tersebut terletak pada kata "Dewi Malam" yang artinya Bulan

Itulah beberapa contoh majas metafora dan Artinya yang diambil dari kehidupan sehari-hari baik disekolah ataupun di rumah. Semoga informasi bisa membantu Anda memahami makna majas metafora.