Jasa Instalasi Penangkal Petir Profesional – CV. Citra Sentosa Global
Mengapa Penangkal Petir Penting? Indonesia merupakan negara tropis dengan curah hujan tinggi dan dikenal sebagai salah satu wilayah dengan intensitas petir terbesar di dunia. Sambaran petir dapat menimbulkan berbagai kerusakan, baik pada bangunan, sistem kelistrikan, maupun peralatan elektronik. Tanpa sistem penangkal petir yang tepat, risiko kebakaran, gangguan listrik, hingga kerusakan permanen pada properti bisa terjadi kapan saja.
Di era modern seperti sekarang, gedung pencakar langit, menara komunikasi, dan antena siaran menjadi semakin umum. Sayangnya, banyak bangunan yang masih menggunakan sistem penangkal petir sederhana yang tidak efektif dalam menangkal sambaran petir dengan optimal. Oleh karena itu, penggunaan sistem penangkal petir yang modern dan profesional sangat dibutuhkan untuk memastikan keamanan dan perlindungan maksimal.
Tentang CV. Citra Sentosa Global
CV. Citra Sentosa Global adalah perusahaan spesialis dalam pemasangan sistem penangkal petir yang telah berpengalaman lebih dari 10 tahun. Kami menyediakan solusi terbaik untuk melindungi bangunan dari bahaya petir dengan teknologi grounding yang sesuai dengan kondisi lingkungan.
Sebagai kontraktor penangkal petir profesional, kami telah menangani berbagai proyek di seluruh Indonesia, baik untuk perkantoran, industri, pusat perbelanjaan, rumah tinggal, hingga fasilitas publik. Setiap proyek yang kami kerjakan selalu mengutamakan standar keamanan, efisiensi, dan ketahanan jangka panjang.
Jenis Sistem Grounding yang Kami Tawarkan
1. Sistem Single Grounding
Sistem Single Grounding adalah metode instalasi dengan satu titik grounding rod (batang tembaga) yang ditanam ke dalam tanah pada kedalaman 3 hingga 12 meter, atau bahkan lebih, untuk mencapai nilai resistansi ≤ 5 Ohm.
Metode ini sangat cocok diterapkan di wilayah yang memiliki kadar tanah yang cukup lembab atau bersifat konduktif. Dengan hanya satu titik pengeboran, sistem ini lebih sederhana dalam pemasangannya dan cukup efisien untuk bangunan kecil hingga menengah.
2. Sistem Paralel Grounding
Dibandingkan dengan sistem single grounding, Paralel Grounding menggunakan lebih dari satu titik grounding rod untuk meningkatkan efektivitas sistem dalam menghantarkan arus listrik ke tanah.
Biasanya, metode ini digunakan di lokasi yang memiliki tingkat konduktivitas tanah rendah, sehingga memerlukan lebih dari satu titik grounding agar tetap dapat mencapai resistansi ≤ 5 Ohm.